Volume Sampah Naik 30% Selama Ramadan, Kulit Kelapa Disebutkan Penyumbang Tertinggi

BANGKA, BNBABEL.COM — Setiap harinya volume sampah rumah tangga yang diproduksi oleh masyarakat dan usaha biasanya mencapai 65 ton per hari.

Namun selama bulan ramadhan kali ini, volume sampah mengalami kenaikan secara signifikan hingga 30 persen per hari.

Sampah-sampah ini disinyalir diproduksi oleh pelaku usaha jajanan makanan berbuka puasa seperti takjil.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Ismir Rachmadidnianto, banyak ditemukan sampah kulit kelapa bekas jualan para pedagang yang berserakan di sejumlah kontainer dan TPS liar.

“Di bulan ramadan ini makin banyak volume sampah yang diproduksi masyarakat dan rumah makan, terutama dari sampah kelapa. Kami lihat ada beberapa kontainer dan TPS liar itu banyak sekali. Pagi-pagi kita lihat banyak berserakan sampah kelapa yang dibuang penjual setelah berjualan,” kata Ismir kepada wartawan saat menghadiri kegiatan buka puasa di Rumah Dinas Bupati Bangka, Minggu (2/4).

Baca juga  Musim Hujan Datang, BPBD Bangka Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Menurutnya dengan jumlah petugas DLH saat ini, tentu saja permasalahan sampah ini menjadi kendala dan tidak bisa ditangani maksimal.

“Kalau dilihat secara rutinitas saat ini. Jumlah personil dan armada belum bisa menampung secara maksimal. Petugas kami saat ini bertugas selama 24 jam untuk mengangkut sampah masyarakat,” katanya. (Julian/Rd)