BANGKA, BNBABEL.COM – Setelah kurang lebih 1 bulan berada di zona hijau, Kabupaten Bangka hari ini kembali terjadi penambahan kasus paparan baru wabah virus corona sebanyak 4 orang. Sebagai Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Boy Yandra menuturkan perincian keempat orang tersebut yaitu dengan inisial OS 38 jenis kelamin laki-laki warga Sungailiat dengan gejala awal batuk, pilek, sakit tenggorokan dan sakit kepala.
Kemudian pasien yang kedua dengan inisial AS usia 37 tahun jenis kelamin perempuan dengan gejala awal sama dengan pasien yang pertama, yang ketiga inisial OAQS usia 9 tahun jenis kelamin perempuan warga Sungailiat dan keempat inisial NJAS usia 5 tahun jenis kelamin laki-laki warga Sungailiat. Boy Yandra sebutkan apabila AS dan OAQS baru melakukan vaksin tahap kedua.
“Jadi dengan bertambahnya 4 orang yang terpapar virus corona hari ini maka kasus aktif yang di Kabupaten Bangka berjumlah 5 orang,” imbuhnya, Selasa (5/7/2022).
Untuk sementara data yang berhasil dihimpun oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka mencatat jumlah masyarakat yang sudah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 ada sebanyak 12.060 orang, sudah sembuh setelah menjalani perawatan intensif 11.656 orang dan meninggal dunia 399 orang.
Selanjutnya Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Bangka menjelaskan untuk capaian vaksinasi dengan total sasaran 255.161 dosis sudah terealisasi pada tahap pertama 92.13 persen dan tahap kedua terealisasi 77.87 persen. Dan masyarakat umum yang sudah melakukan vaksin booster ada sebanyak 54.999 atau 21.55 persen.
Oleh sebab itu, pihaknya sangat berharap untuk segera melakukan vaksin tahap pertama, kedua maupun booster. Menurutnya, apabila masyarakat sudah mendapatkan vaksin secara lengkap bisa membentuk antibodi dengan baik dan kemungkinan untuk tertular virus corona sangat kecil.
“Harapan kami setelah bekerjasama dengan TNI dan Polri dengan membuka beberapa gerai gerai vaksin hingga tingkat desa dapat menekan penyebaran dan penularan wabah Covid-19 di masyarakat. Semoga Kabupaten Bangka cepat menuju herd immunity,” sebutnya. (Ibnu)
[15.01, 6/7/2022] Ibnu BN Media: Ciptakan Kemudahan dan Transparansi, Pemkab Bangka Launching dan Workshop Aplikasi Siskuedes Online
BANGKA, BNBABEL.COM – Saat ini semua orang harus bisa mengikuti perkembangan teknologi yang mengalami perubahan sangat pesat. Hal itu disampaikan Bupati Bangka Mulkan ketika membuka kegiatan Launching dan Workshop Sistem Keuangan Desa (Siskuedes) Online Tahun 2022 di Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat – Bangka, Selasa (5/7/2022).
Menurutnya apabila masyarakat tidak bisa mengikuti pesatnya perkembangan kemajuan teknologi saat ini maka akan mengalami ketinggalan informasi.
“Kami ucapkan terimakasih kepada BPKP yang telah membangun dan membuat aplikasi online keuangan secara online ini sehingga memberikan suatu kemudahan kepada perangkat desa dalam membuat perencanaan, pelaksanaan hingga laporan pertanggungjawaban,” paparnya.
Menurut Bupati Bangka, aplikasi tersebut akan membuat lebih mudah, cepat dan transparansi. Saat ini bahwa semua kegiatan menggunakan aplikasi digital, sehingga para pelayan masyarakat harus selalu siap sedia mengikuti dari perkembangan teknologi.
“Nah aplikasi ini akan kita gunakan di tahun ini. Saya targetkan di akhir bulan Juli ini seluruh perangkat desa sudah mulai menggunakan aplikasi ini,” tegasnya.
Untuk menyiasati daerah daerah yang memiliki kendala jaringan internet, ia menjelaskan akan bekerjasama dengan Dinas Kominfotik dan akan dilakukan pemantauan secara bertahap. Mulkan sebutkan sistem laporan secara online banyak keuntungan dibandingkan laporan secara manual, dikatakannya jika laporan secara manual maka tim pemeriksa harus turun langsung ke lapangan.
Pasalnya, jika pelaporan sudah secara online maka tim pemeriksa hanya tinggal membuka password setiap desa dan verifikasi yang dilakukan secara manual.
“Saat ini anggaran desa sebesar 56 milyar, dan sudah ada 17 desa yang sudah memberikan pelaporan penggunaan anggaran untuk tahap kedua. Penggunaan dana desa ini harus sesuai dengan ketentuan dan mempercepat penyerapan anggaran,” terangnya.
Orang nomor satu di Bangka ini menutup sesi wawancara dengan awak media apabila dana desa juga bisa dipergunakan untuk keperluan penyertaan modal BUMDes. (Ibnu)






