BANGKA, BNBABEL.COM — Pasca mengalami tabrakan di Perairan Rengkorek pada Minggu dini hari (2/4) lalu, KM Anggrek 1 berjenis alat tangkap jaring yang pecah dan tenggelam berhasil ditarik ke Muara Air Kantung, Sungailiat, oleh kapal nelayan.
Saat ini KM Anggrek 1 sudah berada di Pos Jelitik di depan Markas Unit Dipolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung dengan kondisi kapal dipenuhi air dan bagian buritan kapal hancur.
“Tadi dini hari KM Anggrek 1 yang mengalami kecelakaan laut di tabrak tongkang sudah ditarik dan berada di depan Pos Jelitik Markas Unit Dit Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung,” kata Bripka Heri Irawan Kanit Markas Ditpolairud kepada wartawan Selasa (4/4).
Usai melakukan evakuasi bangkai KM Anggrek 1, tim gabungan terus berupaya mencari korban ABK Kapal yang hilang.
Jonata (20, warga Jalan Gang Nusantara Sungailiat dinyatakan hilang usai kejadian kecelakaan laut yang terjadi di sekitar 20 Mil dari Muara Air Kantung.
Menurut keterangan Heri dari para korban yang selamat, kejadian terjadi saat mereka hendak mengangkat jaring ikan di lokasi awal lantaran jaring tidak mendapatkan hasil tangkapan yang banyak, Sabtu malam (1/4), saat hendak bertolak ke lokasi baru dan melakukan lego jangkar pukul 20.00 WIB di kawasan Karang Rengkorek dengan koordinat 01°.38′.840″ LS 106°.22′.778″ BT sembari mempersiapkan diri dan istirahat.
Setelah beristirahat kemudian bangun makan sahur Minggu (2/4) dini hari mereka mulai mempersiapkan diri pukul 04.45 WIB untuk menjaring ikan pagi harinya.
Saat itu Marjuan berada dibelakang kemudi, sedangkan Eka dan Jonata berada di buritan kapal.
“Tiba tiba Marjuan langsung kaget berusaha menghidupkan mesin kapal setelah mendengar teriakan temannya,” cerita Bripka Heri.
Dilanjutkannya, saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Jonata.
“Untuk pencarian korban hilang masih dilakukan oleh Tim SAR gabungan nanti kita infokan perkembangannya,” kata Bripka Heri Irawan. (Julian/Rd)






