BANGKA, BNBABEL.COM – Sebagai langkah menumbuhkan semangat nilai perjuangan pembentukan Provinsi Bangka Belitung, Forum Pejuang Pembentukan Provinsi (FPPP) Babel menggelar kegiatan yang dibalut nuansa Sarasehan dalam bentuk silaturahmi di Rumah Dinas Bupati Bangka, Sabtu (11/6/2022).
Sekretaris Kegiatan Sarasehan dan Silaturahmi Forum Pejuang Pembentukan Provinsi Babel, Ujang Supriyanto dalam sambutannya menyampaikan kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk menjadi bahan dan refleksi bersama. Pasalnya bahwa setiap masa atau periode tidak bisa terlepas dari perjalanan nilai sejarah terbentuknya Provinsi Bangka Belitung.
“Kegiatan yang kami lakukan ini sebenarnya dalam rangka silaturahmi sekaligus untuk menggelorakan nilai-nilai semangat juang terbentuknya provinsi ini. Selama para senior masih hidup, kita akan terus menggelorakan nilai sejarah ini,” sebutnya.
Menurut Ujang Krengge nilai nilai sejarah harus terus berkesinambungan, dan ditegaskannya jika kegiatan yang dilakukan tidak ada nuansa politik apapun. Ia tegaskan apa yang dilakukan hanya murni sebatas silaturahmi untuk menumbuhkan semangat nilai juang.
“Bupati Bangka berharap apa yang kita lakukan hari ini dapat menjadi sebuah inspirasi baru dan daya dorong baru untuk bahwasanya hubungan antara pemerintah provinsi dan kabupaten harus sinergi. Bupati juga menginginkan dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi vitamin bagi Kabupaten Bangka untuk duduk bersama sama agar apa yang diinginkan oleh setiap pemerintah kabupaten dapat selaras dengan apa yang akan dikerjakan oleh pemerintah provinsi,” kata Ujang Krengge.
“Forum ini siapa menjadi jembatan untuk membuka kran agar lebih kuat dalam hal sinergitas dan koordinasi. Forum ini sebelum seperti lembaga pengawasan yang mengedukasi, mengkolaborasi dan mengkoordinasikan kepentingan-kepentingan pemerintah kabupaten dan provinsi demi keselamatan rakyat,” tambahnya.
Ia tegaskan jika tapak sejarah terbentuknya Provinsi Bangka Belitung ada di Kabupaten Bangka, hingga pergerakan massa untuk ke DPRD RI di Jakarta bermula dari Bangka dan pintu gerbangnya yaitu Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu.
“Maka dari itu, di Pelabuhan Tanjung Gudang itu dibuat sebuah relief perjalanan terbentuknya Provinsi Babel. Perlu saya sampaikan jika pada tanggal 2 Juli nanti akan ada silaturahmi akbar di Jakarta, dan sekaligus akan digelar produk produk dari Babel,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Bangka, Mulkan pada kesempatan itu mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi yang diselenggarakan oleh forum pejuang pembentukan provinsi Babel merupakan momen yang sangat penting. Hal ini adalah untuk merefleksi terbentuknya Provinsi Babel.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka kami ucapkan banyak terimakasih kepada para pejuang dan sesepuh yang telah memiliki tekad bulat untuk menjadikan Provinsi Babel. Betapa besar perjuangan dalam membentuk provinsi ini, dengan sudah terpisahnya dengan Sumsel ternyata memberikan suatu kemudahan dan pelayanan yang cepat di Bangka Belitung,” tegas Mulkan.
Menyadari sebagai generasi penerus, dirinya ucapkan terimakasih kepada para sesepuh, dan sekaligus mengajak untuk bersama-sama mengembangkan provinsi ini menjadi lebih baik. Mulkan tidak mengharapkan Babel menjadi provinsi yang tidak maju, miskin dan stagnan.
“4 tahun kepemimpinan di Kabupaten Bangka, kami selalu menerapkan sistem koordinasi pentahelik. Oleh sebab itu meskipun dihantam wabah pandemi covid, kita masih bisa membangun daerah ini. Mohon dukungannya terhadap pembangunan di Kabupaten Bangka. Di tahun ini kami akan bangun Tugu Palu karena itu merupakan simbol terbentuknya Provinsi Babel,” pungkasnya. (Ibnu)






