BANGKA, BNBABEL.COM – Menanggapi kehadiran Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang turut mengikuti perayaan Hari Raya Sumpah Pemuda yang ke 94, Bupati Bangka Mulkan mengucapkan terimakasih karena pada kesempatan tersebut telah memberikan motivasi.
“Bagaimana kita harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan selalu giat bekerja. Bagaimana pun juga pemimpin pusat juga akan menilai kinerja seorang kepala daerah,” jelasnya, Sabtu (29/10/2022).
Menurut Mulkan, dengan adanya kolaborasi dengan seluruh pihak khususnya kader PDI Perjuangkan di Provinsi Bangka Belitung dalam pelaksanaan perayaan hari Sumpah Pemuda tersebut merupakan sebuah sikap untuk mengisi ketika ada momen-momen dengan kegiatan yang positif.
“PDI Perjuangan tidak hanya mengisi momen-momen identik dengan hiburan kegiatan kepartaian saja, akan tetapi kita juga harus memberikan kepada masyarakat terutama terhadap pertumbuhan ekonomi kemasyarakatan. Kami dari pemerintah Kabupaten Bangka sebenarnya sudah melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat khususnya bagi pelaku UMKM telah beberapa kali dilakukan, seperti ketika kegiatan Bangka Expo dan saat peringati 4 Tahun Kepemimpinan Mulya,” tegasnya.
“Saya melihat respon masyarakat dalam kegiatan itu sangat luar biasa, dan geliat pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan. Dan inilah salah satu solusi bagi kami untuk memberikan sebuah ruang kepada masyarakat demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambah Mulkan.
Sementara itu dengan disiapkannya beberapa hadiah bagi para peserta, itu menjadikan sesuatu yang dinantikan bagi masyarakat. Ia katakan sebenarnya untuk kegiatan jalan sehat tidak ada dalam susunan acara perayaan hari sumpah pemuda yang di gelar selama 4 hari itu, akan tetapi dirinya mengusulkan dengan pertimbangan bahwa hal itu menjadi yang menarik untuk kehadiran masyarakat.
“Seperti apa yang disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, bahwa jalan santai ini adalah olahraga yang paling murah tanpa mengeluarkan biaya besar. Hanya diperlukan ketahanan fisik untuk berjalan kaki saja,” pungkasnya. (Ibnu)






