TANJUNG BATU, BN BABEL.
KEDAI makan milik Sunarti, seorang warga Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, terus mengalami perkembangan yang signifikan setelah menjadi mitra binaan PT Timah Tbk.
Sunarti berbagi kisah mengenai awalnya usaha kulinernya tidak sebesar saat ini.
Tempat usahanya sederhana dan bahkan tidak memiliki ruang untuk pelanggan yang ingin makan di tempat.
Ia menceritakan bahwa dulu, tempat usahanya hanya terdiri dari satu meja dengan atap seng dan daun rumbia.
Namun dengan bertambahnya pelanggan, Sunarti bermimpi untuk mengembangkan usahanya, namun kendalanya adalah modal yang cukup terbatas.
“Masa awal tempat usaha saya belum seperti ini, hanya ada satu meja untuk meletakkan makanan dan dagangan. Hal ini karena kurangnya modal untuk memperbaikinya,” ungkap Sunarti.
Dengan semangat dan tekad kuat untuk mencari sumber modal, ia mulai mencari informasi mengenai pinjaman usaha.
Namun, ia kesulitan menemukan program pinjaman yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Kendala utama adalah modal. Saya beberapa kali mencari informasi tentang pinjaman modal, namun belum menemukan yang cocok,” tambahnya.
Namun, berkat informasi tentang Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk, Sunarti menemukan solusi untuk membiayai impian pengembangan usahanya.
“Saya sangat tertarik ketika saya mengetahui tentang program PUMK PT Timah Tbk,” kata Sunarti.
Di katakan juga program ini sepertinya di rancang untuk UMKM dan memiliki banyak kemudahan. Di rinya bersyukur pengajuan pinjamannya di setujui.
Dengan modal yang di berikan melalui Program PUMK PT Timah, Sunarti mulai memperbaiki dan membangun tempat usahanya.
Perubahan ini membuat para pelanggan merasa lebih nyaman dan betah untuk makan di kedai makanannya.
Dampak positifnya terlihat dalam peningkatan omset usaha Sunarti, yang kini memiliki tempat usaha yang lebih layak dan berkembang pesat.
“Saya sangat merasakan manfaat dari Program PUMK PT Timah Tbk ini. Program ini sangat membantu UMKM karena memberikan beragam kemudahan,” ungkapnya.
Selain itu, katanya, cicilan pinjaman baru di mulai pada bulan ketiga setelah pencairan dana, jadi tidak memberatkan.
Sunarti berharap Program PUMK PT Timah dapat terus berjalan sehingga lebih banyak UMKM dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan bisnis mereka.
“Saya berencana untuk kembali memanfaatkan Program PUMK PT Timah Tbk untuk mengembangkan usaha saya lagi,” tekatnya.
Di rinya menyarankan, masyarakat di Pulau Kundur dapat memanfaatkan program ini, karena sangat mendukung para pelaku usaha kecil.(*)






