BANGKA, BN BABEL – Harimau merupakan spesies Kucing Terbesar yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia khususnya Jawa dan Sumatera. Sementara Provinsi Kepualauan Bangka Belitung belum pernah dijumpai hewan yang berada pada kasta pemangsa puncak di Rantai Makanan.
Namun saat ini kita dapat menjumpai sepasang Harimau di Bangka. Keberadaan Benzi (Harimau Betina) dan Benzo (Harimau Jantan) di BN Zoo yang berada di Bukit Kuala, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Keberadaan hewan di lindungi, Benzi dan Benzo sejak September 2024 lalu menjadi ikon di Kebun Binatang pertama di Bangka Belitung di BN Zoo. Benzi yang berusia 4 tahun dan Benzo berusia 5 tahun ini berasal dari India dan di kembang biakan di Kota Semarang sebelum tiba di Bangka.
drh. Suhadi, tim medis yang bertugas mengurus kesehatan binatang di BN Zoo mengatakan saat ini keberadaan Benzi dan Benzo aman dan sehat.
“Pada saat tiba disini memang ada kendala. Karena stres pada habitat yang baru sehingga dibutuhkan perawatan intensive. Tapi syukur keduanya saat ini bisa beradaptasi dengan baik”, kata Suhadi Jum’at (15/11/2024).
Sepasang kucing besar dengan bulu loreng ini terbilang sudah masuk masa kawin. Sehingga tidak menutup kemungkinan bisa berkembang biak sempurna di BN Zoo.
“Sudah masuk masa usia kawin. Bisa saja nanti keduanya dapat berkembang biak dengan baik”,jelas Suhadi.
Namun Suhadi merasa tertarik dengan kisah legenda keberadaan Pohon Utas di Pulau Bangka yang dikhawatirkan masyarakat. Banyak cerita rakyat yang beredar tentang keberadaan Harimau di Bangka yang dikait kaitkan dengan keberadaan pohon Utas yang konon katanya dapat menjinakan binatang buas.
“Ini harusnya bisa dilakukan analisa mendalam tentang pohon ini. Apakah benar seperti itu ceritanya atau cuma legenda rakyat. Tapi ini menarik”,ujarnya.
Keberadaan kesehatan Benzi dan Benzo saat ini dalam kondisi baik. Hanya saja dengan kondisi cuaca yang panas kedua hewan ini kerab menghabiskan waktu untuk berendam di dalam kolam mini di area kandang. Satu ekor harimau membutuhkan pakan berupa daging sebanyak 5 kilogram per hari.
Masyarakat yang penasaran dengan keramahan Benzi dan Benzo dapat terlibat langsung memberi makan (feeding) daging segar dengan tarif Rp.150 ribu. Bagaimana serukan ?.(eztie)






