BANGKA, BNBABEL.COM — Pada tahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka melakukan pengadaan sarana dan prasarana pemberdayaan usaha nelayan berskala kecil kabupaten/kota senilai Rp1,3 miliar lebih.
Bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2023, antara lain berupa 43 unit mesin tempel ukuran 5 Pk, 9,8 Pk, dan 18 Pk, serta 30 unit GPS.
Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Effendi Harun menyebutkan usulan program perikanan tangkap yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2023 lainnya, berupa bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan ramah lingkungan dengan target 9.275 unit.
“Bantuan alat penangkapan ramah lingkungan ini, masuk dalam prioritas nasional Rencana Kerja Pemerintah (RKP), memperkuat ketahanan ekonomi pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan,” ujar Effendi, Minggu (9/4).
Dukungan Pemkab Bangka yang bersumber dari DAK tahun 2023 melalui APBD maupun Dana Insentif Daerah (DID) berupa pengadaan mesin tempel 3,5 PK sebanyak 16 unit dengan nilai pagu Rp200 juta.
Selain itu, untuk program pengembangan SDM, dalam rangka peningkatan kapasitas nelayan dengan memberikan pelatihan teknis perawatan kapal berbahan fiberglass untuk nelayan Kabupaten Bangka sebanyak 30 orang dengan nilai anggaran Rp65 juta.
Diakui Effendi, pihaknya memang belum dapat mengakomodir semua nelayan di Kabupaten Bangka, namun bantuan akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya guna meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Pihaknya mencatat jumlah nelayan di Kabupaten Bangka per tahun 2018 sejumlah 6.669 jiwa, tersebar di 8 kecamatan.
Dari jumlah itu, 394 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan pembudidayaan ikan sebanyak 337 Rumah Tangga Perikanan (RTP) yang tergabung dalam 32 Pokdakan. (Julian/Rd)






