BANGKA, BNBABEL.COM – Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan Provinsi (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa kepada Pemerintah Kabupaten Bangka, Kamis (19/05/2022),
Bupati Bangka Mulkan membuka acara Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bertempat di Ball Room Aurora Hotel Tanjung Pesona Sungailiat, acara tersebut dihadiri oleh 62 kepala desa di wilayah Kabupaten Bangka. Adapun tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah meningkatkan pengetahuan kepala desa terkait dengan keuangan desa, khususnya Dana Desa, penggunaan Dana Desa, mekanisme dan evaluasi penyaluran Dana Desa, serta pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa.
Dalam sambutannya Bupati Bangka mengatakan kepada semua kepala desa agar adanya percepatan pembangunan yang ada di desa, jangan sampai dana tersebut tidak bisa digunakan oleh para kepala desa dan perangkat desa. Maka dari itu kepala desa harus memahami pentingnya pengelolaan dana desa sehingga tidak ada lagi penyerapan dana desa dibawah 90 persen pada akhir tahun.
“Kami yakin desa sudah merencanakan mulai dari tingkat musyawarah dusun sesuai dengan apa-apa saja yang dilakukan ataupun diprogramkan oleh desa dan harus terpadu serta terkoneksi dengan kegiatan masyarakat sehingga tidak ada kemubaziran untuk kedepanya,” tegas Mulkan.
Faeshol Cahyo Nugroho selaku Kepala Perwakilan BPKP Bangka Belitung menjelaskan selain pengelolaan keuangan BPKP juga membantu terkait pengelolaan aset dan bumdes.
“Ini lah tujuan kami ketika ada hambatan terkait dana transfer dari pusat, sehingga kawan-kawan dari pemerintah desa bisa memaksimalkan upaya-upaya untuk meningkatkan PAD termasuk bumdes, dan kita sudah berkomitmen siap membantu bumdes tersebut,” ujarnya.
“Melalui berbagai bimbingan teknis kita juga siapkan aplikasi yang memudahkan kawan-kawan desa untuk mengelola keuangan desa termasuk bumdes dan tata kelolanya,” tutupnya. (Ibnu)






