BANGKA, BNBABEL.COM – Ketua DPD PUTRI Babel, Arbi Leo menuturkan pihaknya sebagai langkah awal ini akan mendorong promosi dari setiap pelaku usaha taman rekreasi dan wisata yang masih belum terpublikasikan. Selain itu dirinya juga akan memfasilitasi apa saja yang masih menjadi keluhan pelaku wisata dalam menjalankan usahanya. Hal itu disampaikan Arbi Leo usai dilantik menjadi Ketua DPD PUTRI Babel kepada awak media, Selasa (29/11/2022).
“Kami akan memberikan solusi bagi teman-teman dan terus bergerak bersama-sama dengan seluruh asosiasi dan stakeholder dalam memecahkan segala permasalahan yang ada saat ini. Salah satu kendala utama sekarang ini adalah masih kurangnya tempat pendidikan untuk pariwisata, inilah hal mendasar yang coba akan difasilitasi. Kita tidak bisa bergerak sendiri akan tetapi harus bersinergi dengan pihak-pihak terkait lainnya,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Umum DPP PUTRI Indonesia, Hans Manansang mengharapkan dengan sudah dilantiknya pengurus PUTRI Bangka Belitung bisa berkumpul bersama melakukan pengembangan destinasi wisata yang ada di setiap daerahnya masing-masing.
“Yang harus dikembangkan lagi yaitu dari sisi kualitas dan pelayanan. Didampingi itu, nantinya bagaimana caranya supaya tempat-tempat rekreasi mendapatkan benefit atau keuntungan dari hadirnya PUTRI,” tegasnya.
Dengan keberadaan PUTRI, ia inginkan kedepan dilakukan pelatihan promosi maupun pengembangan usaha lainnya. Dia katakan jika anggotanya sudah diberikan contoh-contoh bagaimana caranya mengembangkan sebuah tempat wisata yang berbasis alam seperti yang ada di Bangka Belitung.
“Kita nantinya juga bisa melakukan studi banding ke tempat-tempat wisata lainnya untuk menambah pengetahuan dalam mengelola tempat wisata. Kalau semua bisa bersatu lebih mudah memajukan wisata ini,” sebutnya.
Saat bicara sektor pariwisata permasalahan yang muncul akan sangat komplek karena dibutuhkan kerjasama dengan sektor yang lainnya, Hans menilai masalah itu tergantung dari kebijakan setiap kepala daerah. Menurutnya jika setiap kepala daerah bisa melihat sektor pariwisata ini adalah cara mudah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan bisa menjembatani perbedaan budaya maka dapat dipacu lebih cepat.
“Yang paling utama ialah adanya kesadaran bahwa hadirnya pelaku wisata hal yang sangat penting. Karena dengan adanya pariwisata dapat menghapus kemiskinan, sebab disitu bisa melibatkan pelaku UMKM, banyak menyerap tenaga kerja dan masih ada keuntungan yang lainnya,” imbuhnya.
“Saya yakin pariwisata di Bangka Belitung ini bisa maju, karena disini memiliki potensi dan tempat yang luar biasa bagus. Lebih baik ke Bangka daripada liburan ke Singapura, karena disini jauh lebih enak,” tutupnya. (Ibnu)






