BANGKA, BNBABEL.COM — Mantan Ketua KNPI Bangka, Ismir Rachmaddinianto menggelar aksi sosial untuk membantu meringankan beban pengobatan masyarakat yang sedang sakit, memberikan santunan bagi para mustahiq dan berbagai untuk kebutuhan berbuka puasa pada moment ramadhan 1444 hijriah kali ini.
Sebuah motor jadul berjenis Vespa Excel Tahun 1999 warna Silver terjual dengan harga Rp17.5 juta dalam lelang amal yang digelar awal bulan April 2023 lalu yang dimenangkan oleh Kacabjari Belinyu, Apdian Topani.
Ismir kepada bnbabel.com, Senin (17/4) mengatakan proses lelang 1 unit sepeda motor jadul ini, sebelumnya dilakukan melalui sosial media dan WhatsApp grup.
“Nilai jual Rp.17,5 juta. Yang beli Bapak Apdian Topani yang menjabat sebagai Kacabjari Belinyu. Proses lelang melalui flyer yang kami sebar melalui media sosial dan WhatsApp group,” cerita Ismir.
Dia bercerita awalnya pada saat dilakukan proses pemolesan di Modena Auto Detailing. Saat itu, Apdian Topani bertepatan mendatangi bengkel tersebut untuk mengambil barang yang tertinggal. Saat melihat keberadaan sepeda motor berada di Bengkel, dia pun berminat untuk memiliki Vespa Excel tersebut. Apalagi ketika mengetahui hasil penjualan sepeda motor ini digunakan full untuk kebutuhan sosial.
“Jadi kami ngobrol dan beliau tertarik serta tergerak hatinya untuk menyisihkan sebagian hartanya. Beliau pun ikut terpanggil saat kami menjelaskan bahwa tujuan lelang kendaraan ini digunakan untuk amal,” lanjut pria lulusan IPDN ini.
Proses lelang dilakukan bertepatan dengan acara buka puasa bersama dengan rekan-rekan di Panti Rehab Narkoba Pendaki Sehati.
Menurut Ismir, inisiasi kegiatan lelang ini dipelopori oleh rekan-rekan komunitas Vespa Bangka Induk yang bermarkas di Lingkungan Senang Hati, Sungailiat.
Ismir berharap kegiatan amal ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya agar dapat berbuat dalam kebaikan serta merubah stigma anak motor yang selama ini kurang baik di mata masyarakat.
“Harapan kami memang seperti itu. Jadi ada teman-teman yang lain dapat bergerak di jalur yang serupa. Untuk berbuat kebaikan serta merubah sithma negatif yang selama ini menjadi image anak motor. Bahwa disisi lain kita bisa menjadi bagian dalam kebaikan serta kepedulian terhadap kejadian di masyarakat,” harap Ismir. (Julian/Rd)






