BANGKA, BNBABEL.COM – Seminar Budaya Nasional Yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Online (KBO) Babel dan Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Babel yang digelar di Aula Pertemuan Makorem 045/Gaya secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, Jum’at (16/12/2022).
Mahmud Marhaba sesaat sebelum membuka Seminar Budaya Nasional mengatakan bahwa keberadaan PJS merupakan organisasi berkumpulnya para wartawan yang selama ini belum pernah bergabung dalam organisasi pers lainnya. Sasarannya adalah bagaimana setiap wartawan yang menjadi anggota PJS dapat benar-benar menjadi seorang wartawan yang kompeten.
“Kami merindukan ada kesetaraan dan kesamaan antara wartawan satu dengan yang lainnya. Sehingga stigma yang dibangun yang mengucilkan diantara wartawan tidak akan terjadi,” ujarnya.
Dirinya melihat banyak dikalangan wartawan masih menyebut wartawan abal-abal, wartawan kurang jelas atau wartawan bodrek. Ia tegaskan PJS hadir untuk menghapus segala macam bentuk stigma tersebut.
“Kami inginkan setiap wartawan harus kompeten dengan ikut UKW setiap yang diinginkan oleh Dewan Pers. Oleh karena itu PJS seiring sejalan dengan Dewan Pers menjadikan wartawan kompeten dan profesional,” tegasnya.
“Hari ini kita patut bersyukur melalui PJS Babel dan KBO Babel menggelar seminar budaya nasional, kita ketahui bahwa dengan keberagaman yang ada di tanah air budaya akan menjadi pemersatu antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu kita bersama-sama mengikuti seminar ini dengan harapan bahwa akan ada rekomendasi yang disepakati bersama bagaimana menjaga kebudayaan itu dengan baik dalam bingkai NKRI,” tambahnya.
Sementara itu Ryan Augusta Prakasa selaku Penggagas acara seminar dalam sambutannya menyampaikan jika kegiatan seminar budaya nasional diselenggarakan karena kondisi kecintaan budaya daerah mengalami ketergerusan.
“Melalui seminar ini, kita ingin memberikan pola pikir yang baru agar dapat lebih mengenal budaya dan semakin mencintai NKRI,” pungkas Rian. (Ibnu)






