BANGKA, BN BABEL.
Sayudin, seorang pedagang sate di Belinyu, Bangka, mengalami luka tusuk di punggung akibat perkelahian dengan sesama pedagang makanan, Seniri. Kejadian tersebut terjadi di Simpang Padang Lalang, Kelurahan Mantung, Kecamatan Belinyu, pada Kamis malam (21/12/2023) sekitar pukul 18.30 WIB.
Menurut keterangan warga setempat, Er, perkelahian antara Sayudin dan Seniri bermula saat keduanya terlibat cekcok mulut. Perkelahian pun tak terelakkan. Warga sekitar sempat melerai perkelahian tersebut, namun Seniri tiba-tiba menusuk Sayudin di bagian punggung belakang.
“Tadi pas mereka sudah berkelahi saya datang, lihat yang satu sudah berdarah. Nah, yang satu nya ini mau lari tapi kami tahan,” terang Er.
Akibat luka tusuk tersebut, Sayudin mengalami luka robek di punggung belakangnya. Ia pun langsung d ilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsek Belinyu AKP Singgih Aditya membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa kasus tersebut sedang d itangani oleh Polsek Belinyu.
“Iya benar, ada kejadian itu dan sedang kita tangani kasusnya. Anggota masih di lapangan,” kata AKP Singgih, Kamis malam.
Sementara itu, Seniri yang telah d itetapkan sebagai tersangka mengaku khilaf dan menyesal telah melakukan penusukan tersebut. Ia mengaku emosi lantaran masalah lapak jualan.
“Tadi di awalnya kami berkelahi. Masalahnya tempat jualan Bang,” akunya.
AKP Singgih mengatakan bahwa Seniri akan d ijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.(*)






