BANGKA, BNBABEL.COM — Seorang bocah laki-laki ditemukan meninggal dunia saat sedang memancing di kolong bekas galian tambang di Kampung Saber, Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, Selasa malam (11/4).
Informasi yang berhasil terhimpun, bocah yang diketahui bernama Al Khalifi Dzikri Hadi (9), warga Kelurahan Bukit Ketok, pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB pergi memancing ikan bersama ketiga teman sebayanya di Kolong Binjai.
Pukul 13.30 WIB, rekan korban Al dipanggil orang tuanya untuk pergi mengaji. Sedangkan korban Al Khalifi bersama 2 rekannya Ik dan Ri pun melanjutkan memancing.
Pukul 14.00 WIB, korban sempat pulang ke rumah namun tak lama berselang dia kembali ke Kolong Binjai untuk melanjutkan memancing.
Hingga pukul 18.30 WIB, bocah yang merupakan pelajar kelas 3 SD ini pun tak kunjung pulang ke rumah.
Kedua orang tua korban, yakni Suyanto (46) dan Muslikatun (42) mulai resah dan khawatir lantaran anaknya tak kunjung pulang ke rumah usai waktu berbuka puasa.
Pukul 18.45 WIB, Suyanto pun berinisiatif mencari keberadaan anaknya di Kolong Binjai, tapi perasaan khawatir pun semakin kuat, ketika dia hanya menemukan sepeda dan sepasang sendal yang milik anaknya.
Pukul 19.30 WIB, orang tua korban pun melapor kehilangan anakanya itu ke Mapolsek Belinyu.
Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Belinyu yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Belinyu dibantu warga sekitar mulai menyusuri lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban.
Selain melakukan pencarian, ketiga rekan korban pada pukul 20.00 WIB juga dimintai keterangan mengenai aktivitas yang mereka lakukan pada siang hari di kolong tersebut.
Berdasarkan keterangan Ik dan Ri, korban sempat berenang ke tengah kolong.
Namun saat berenang, korban sempat berteriak meminta tolong kepada keduanya.
Namun tak berselang beberapa lama tubuh Khalifi, tutur rekan korban, sudah tak nampak dari permukaan kolong.
Sayangnya, kedua rekan korban ini ketika pulang ke rumah tidak menceritakan kejadian yang dialami korban kepada orang tuanya.
Pukul 20.05 WIB, setelah mendengar keterangan para saksi, anggota Polsek Belinyu dibantu oleh warga melakukan pencairan di area kolong.
Pukul 20.20 WIB, korban pun berhasil ditemukan dari dasar kolong dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban Khalifi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Medika Stania Belinyu untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Sekitar pukul 21.00 WIB, jenazah korban pun diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa pulang ke rumah duka.
Kapolres Bangka, AKBP Taufik Noor Isya, SIK melalui Kasi Humas Polres Bangka, Ipda Zulkarnaen membenarkan kronologis peristiwa tenggelamnya seorang anak di Kolong bekas tambang timah di Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu itu.
“Setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban, pihak Polsek Belinyu melakukan langkah pengumpulan informasi, mendatangi TKP, dan membawa korban ke rumah sakit, dilanjutkan dengan melakukan pengecekan lebih lanjut dokumentasi dan membuat laporan,” kata Ipda Zulkarnaen, Rabu (12/4) dini hari.
Dikatakannya, saat ini jenazah korban sudah dipulangkan ke pihak keluarga dan rencananya akan dikebumikan pada Rabu (12/4) pagi. (Julian/Rd)






