BANGKA, BNBABEL.COM – Saat ini Pemerintah Kabupaten Bangka telah melaksanakan berbagai langkah strategis upaya penanganan masalah sosial. Namun, strategi dan program yang telah dilaksanakan tersebut belum menyentuh akar persoalan sesungguhnya terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial atau PPKS di Kabupaten Bangka. Adapun persoalan mendasar terebut adalah selama ini penanganan PPKS masih dilakukan secara parsial. Disadari bahwa dalam melakukan penanganan PPKS, Dinas Sosial akan merasa sangat kesulitan untuk melakukan penanganan yang lebih efektif, oleh karena itu diperlukan adanya sinergitas lintas stakeholder.
Pemerintah Kabupaten Bangka, Masyarakat dan Swasta sebenarnya telah melaksanakan program masing-masing untuk berpartisipasi dalam penanganan PP namun upaya tersebut belum dilaksanakan secara terintegrasi dengan baik. Bertolak di kondisi yang ada saat ini, maka perlu adanya penanganan yang melibatkan seluruh sektor melalui program kerjasama strategis lintas stakeholder untuk memberikan penangan PPKS secara efektif.
Inovasi yang diciptakan adalah GERBANG MULYA, yaitu (Gerakan Bangka Meningkatkan Upaya Pelayanan Sosial Bersama) dengan memposisikan Dinas Sosial sebagai koordinator penanganan masalah sosial yang dalam implementasinya nanti melibatkan seluruh dinas instansi terkait, dan pihak swasta untuk secara bersama-sama menyelesaikan permasalahan sosial di masyarakat.
GERBANG MULYA merupakan inovasi dari Dinas Sosial Kabupaten Bangka dimana nantinya dapat mampu menemukan, mencatat dan mendata keberadaan PPKS, meningkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan, serta meningkatan cakupan PPKS yang mendapatkan pelayanan sosial. Hal ini melatar belakangi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka untuk terus mempertahankan dan mengembangkan inovasi ini sehingga berdampak lebih signifikan lagi kedepannya.
Keunikan dari inovasi ini adalah bahwa dalam pelaksanaan GERBANG MULYA dapat membantu pelayanan sosial dengan sistim pelacakan kasus PPKS. Pencatatan dan pelaporan serta tindak lanjut kasus sehingga PPKS dapat terlayani dengan penelusuran dan reunifikasi keluarga. Akses terhadap pelayanan GERBANG MULYA difasilitasi oleh para Pekerja Sosial dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat yang ada di sekitar PPKS dan setiap unsur yang terlibat sesuai dengan kewenangan masing-masing
Dengan adanya koordinasi lintas sektor maka akan diperoleh sinergi yang kuat melalui tugas dan peran masing-masing stakeholder untuk bersama sama menangani PPKS, hal ini sangat diperlukan mengingat penanganan PPKS tidak bisa hanya dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan harus melibatkan berbagai pihak, sedangkan posisi Dinas Sosial adalah sebagai leading sektor untuk mensinergikan penanganan PPKS tersebut. Dengan upaya penanganan masalah-masalah sosial yang holistik dan terintegrasi ini diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangka.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Bahrudin mengatakan jika inovasi Gerbang Mulya telah dilaksanakan sebelumnya akan tetapi masih bersifat konvensional. Oleh sebab itu, pihaknya mencoba untuk merubah menjadikan teknologi informasi melalui aplikasi gerbang mobile.
“Pelayanan sosial secara bersama ini diharapkan dapat melakukan pelayanan atau penanganan secara holistik terintegrasi. Gerbang Mulya itu tatanannya bagaimana menangani masalah sosial di Kabupaten Bangka ini secara terintegrasi,” jelasnya, Kamis (29/9/2022).
Ditambahkannya, Gerbang Mulya mobile adalah suatu tatanan untuk mempermudah dalam pelaksanaannya.Tatanan itulah yang nantinya dilaksanakan dengan sinergitas seluruh stakeholder dan instansi terkait.
“Permasalahan sosial ini tidak semudah seperti yang kita bayangkan, dimana dinas sosial tidak bekerja sendiri akan tetapi diperlukan sinergitas dengan stakeholder lainnya. Dengan Gerbang Mulya Mobile berbasis android ini dimaksudkan agar masyarakat dengan mudah bisa membuat laporan kasus sosial yang ada di lapangan,” tutup Kadinsos Bangka. (Ibnu)






