BANGKA, BNBABEL.COM – Terhitung kurang lebih 2 tahun lagi, bangsa ini akan dihadapkan lagi dengan pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden kembali. Wakil Bendahara Umum Bidang Internal Partai PDI Perjuangan, Rudianto Tjen ketika di singgung mengenai calon presiden di tahun 2024 nanti bahwa partai masih mengacu pada hasil konggres tahun 2019 yang mana secara aklamasi dari seluruh kader dan pengurus memberikan hal prerogatif kepada ketua umum.
“Saat ini ketua umum partai PDI Perjuangan sedang melakukan kajian dan melihat kondisi popularitas dari beberapa calon calon yang ada. Dan tentunya, nanti ketua umum akan mengambil keputusan pada waktunya,” jelasnya, Senin (17/10/2022).
Pihaknya sebagai kader partai, saat ini sedang menunggu keputusan ketua umum yang memiliki hak prerogatif untuk memutuskan calon presiden dan wakil presiden tahun 2024.
“Sampai dengan hari, kita seluruh kader partai sedang menunggu keputusan. Apapun yang diputuskan dan siapapun yang menjadi keputusan oleh ketua umum, kita sebagai kader tentu saja akan memperjuangkan dengan sebaik baiknya dan berusaha untuk memenangkannya,” sebutnya.
Lebih lanjut, Rudianto Tjen katakan tidak bisa memperkirakan siapa yang akan dipilih oleh ketua umum. Menurutnya hanyalah ketua umum partai yang tahu kapan waktunya pengumuman siapa nama calon presiden dan wakil presiden.
Dia juga tegaskan jika PDI perjuangan terbuka ingin melakukan koalisi dengan partai apapun akan tetapi harus dengan partai yang mempunyai platform yang sama-sama membangun daerah dan memperjuangkan nasib rakyat.
“Apabila kita punya platform yang sama, tentunya kami selalu terbuka untuk berkoalisi. Kalau untuk calon kepala daerah tentunya incumbent yang menjadi skala prioritas meskipun nantinya akan dilakukan evaluasi ulang terlebih dahulu,” tutup Rudianto Tjen. (Ibnu






