MERAWANG, BN BABEL
Warga Desa Merawang geger dengan d itemukannya seorang wanita paruh Bayah tewas di dalam sumur. Peristiwa tragis ini terjadi Senin pagi (27/11/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.
Korban d iketahui Subayda alias Akhim (55) Warga Jalan Kampung Madura Dusun 3 Desa Merawang, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.
Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP. Ogan Teguh Imani, SIK kepada BN Babel Senin sore tadi mengatakan peristiwa ini awalnya d iketahui kakak korban Hatima alias Asian yang tinggal d isebelah rumah korban Akhim.
Pukul 11.30 WIB, Asian hendak mengantarkan anak ayam kepada korban. Namun saat memanggil korban beberapa kali tidak mendapat jawaban.
Asian pun masih sempat menanyakan keberadaan korban kepada Djun Kiat alias Akibat. Mulai mengkhawatirkan keberadaan Akhim, Asian bersama saudaranya Akiat dan Akhiong kembali ke rumah korban Akhim.
Ketiganya pun mencari Akhim. Kata Ogan, menurut keterangan Asian, Akhim memiliki riwayat penyakit epilepsi dan pernah jatuh di dalam bak mandi.
Atas inisiatifnya Asian pun mencari ke arah sumur yang berada di belakang rumah korban. Melihat sebuah kaki yang terlihat di dalam sumur Asian pun kaget. Dia pun memanggil warga setempat untuk melakukan evakuasi terhadap korban Akhim.
Pukul 12.35 WIB D ibantu oleh Tim SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Kansar Pangkalpinang, BPBD Bangka, Polres Bangka dan Polsek Merawang, evakuasi korban pun berhasil d ilakukan. Korban Akhim d itemukan dalam kondisi tak bernyawa.
“Saudara korban yang mengetahui ada sebuah kaki yang terlihat dari permukaan sumur di rumah korban. Dan proses evakuasi d ibantu Tim rescue gabungan”,jelas AKP. Ogan.
Menurutnya, berdasarkan keterangan dari Tim Medis Puskesmas Baturusa, dr. Gege Anggara dari hasil visum penyebab kematian korban d iduga d isebabkan oleh kecelakaan tak sengaja saat jatuh ke dalam sumur.
“D itemukan luka di bagian kepala d ikarenakan terbentur anak sumur. Lecet d ibagian dasa d ikarenakan tergores d inding sumur. Tidak d itemukan tanda tanda kambuh dari penyakit epilepsi”,jelas Agus Indra.
Korban d iperkirakan meninggal dunia sekitar 2-3 jam sebelum d itemukan di dalam sumur. Tim Polres Bangka sudah melakukan langkah olah TKP dan menyerah jenazah Akhim kepada keluarga korban.
“Pihak keluarga menolak d ilakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan kematian korban. Jenazah sudah d iserahkan kepada pihak keluarga”, terang Ogan.(*)






