BANGKA, BNBABEL.COM – Melihat dampak mewabahnya pandemi covid-19 terhadap para pelaku UMKM yang ada di Bangka, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PMP2TSPKUKM) Bangka membuat inovasi yang diberi nama Sapi Kurban atau Subsidi Usaha Perorangan/Mikro Melalui Kredit Usaha Rakyat Bunga Nol Persen.
Dimana inovasi Sapi Kurban telah menjadi finalis Top 10 Inovasi Kompetisi Pelayanan Publik yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung tahun 2022.
Kepala Dinas PMP2TSPKUKM, Elius Gani menjelaskan melalui inovasi Sapi Kurban tersebut telah menyerap pinjaman KUR dari para pelaku UMKM di Kabupaten Bangka sebesar 7.3 milyar yang terbagi sebanyak 868 pelaku UMKM.
“Pemerintah Kabupaten Bangka telah menyiapkan anggaran program subsidi dengan bunga 0 persen. Pada tahun 2021 kemarin terserap 400 juta, tahun 2022 terserap 600 juta dan di tahun 2023 sebesar 1 milyar. Dan untuk anggaran pinjaman ini akan kita naikkan setiap tahunnya,” ujarnya, Senin (3/10/2022).
Kemudian Elius menambahkan jika tingkat pengembalian pinjaman dana KUR hingga saat ini berjalan lancar dan tidak ada yang mengalami kredit macet.
Sementara itu pihak Sumsel Babel Cabang Sungailiat selalu mitra telah diberikan sebuah executing dan channeling untuk menilai 868 para pelaku UMKM yang akan mengajukan pinjaman. Ia menyebutkan bahwa para pelaku UMKM sudah naik kelas dari mikro menjadi usaha kecil.
“Dengan adanya inovasi Sapi Kurban ini maka bunga KUR 6 persen itu ditanggung oleh pemerintah daerah. Jadi bagi para pelaku UMKM yang meminjam cukup membayar pinjaman pokoknya saja,” tegasnya. (Ibnu)






