Tidak Ingin Gagal Pimpin Bangka, Ini 3 Skala Prioritas Yang Akan Ditangani Mulkan

BANGKA, BNBABEL.COM – Saat ini di Kabupaten Bangka masih terdapat 11 desa yang masuk dalam kondisi stunting yang mana masih terdapat anak kekurangan asupan gizi. Hal itu disampaikan oleh Bupati Bangka Mulkan SH MH disaat menghadiri kegiatan edukasi gizi seimbang pada ibu hamil dan menyusui serta pelatihan bagi tenaga kesehatan dalam pencegat stunting yang di gelar oleh Organisasi Kemasyarakatan Barisan Elemen Masyarakat Peduli Ekonomi Rakyat (Bemper) di Balai Desa Deniang, Jum’at (18/11/2022).

Dimana data tersebut bukan hanya berasal dari Pemkab Bangka akan tetapi juga berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Yang mana kesebelas desa itu menjadi perhatian khusus dalam stunting.

“Meskipun di desa tersebut tidak ada anak yang sakit, namun tetap saja menjadi perhatian kita. Mudah mudahan saja di tahun 2023 nanti di Kabupaten Bangka bisa zero stunting,” tegas Mulkan.

Baca juga  Perayaan 1 Muharam di Kenanga, Momentum Menjaga Tradisi dan Budaya

Lebih lanjut dirinya menjelaskan jika penyebab utama terjadinya anak kekurangan gizi ini adalah pernikahan usia dini.

“Meskipun pembangunan infrastruktur bagus akan tetapi bila angka kemiskinan masih tinggi, tingkat pengangguran tinggi dan angka stunting juga tinggi maka dari itu jalannya pemerintahan ini bisa dikatakan gagal. Oleh sebab itu kemiskinan, pengangguran dan stunting menjadi skala prioritas kami,” ujarnya.

Bupati menjelaskan untuk angka stunting di tahun 2013 diangka 32.57 persen di tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 9.8 persen dan tahun 2022 terus mengalami penurunan hanya tinggal di 1.19 persen.

Penurunan sangat drastis sekali, dan kita saat ini menjadi rule model dalam menangani stunting yang begitu cepat. Atas prestasi itu kita diminta oleh kementerian menjadi narasumber. Pemkab Bangka saat ini telah membentuk satuan tugas untuk menurunkan angka stunting tadi, dimana seluruh petugasnya terus melakukan edukasi dan mengkampanyekan ke masyarakat dalam rangka penurunan stunting ini,” tutupnya. (Ibnu)

Baca juga  "Jadikan Hari ini Luar Biasa" Itu Prinsip Bripka Nomo Pratomo