BANGKA, BNBABEL.COM – Bupati Bangka Mulkan SH MH membuka rapat review APBDes tahun 2023 di Kantor Desa Riding Panjang, Merawang, Selasa (15/8/2023). Dirinya katakan bahwa kegiatan itu dilakukan untuk melihat penyerapan dan pergerakkan progres penggunaan anggaran di setiap desa.
“Kegiatan seperti ini harus dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kita harus selalu mengontrol penggunaan anggaran desa. Banyak sekali celah-celah penyimpanan dalam menggunakan anggaran desa, oleh sebab itu saya mengundang seluruh unsur terkait untuk membahas penyerapan anggaran desa ini,” tegasnya.
Dirinya pun juga tidak mengharapkan adanya keterlambatan dalam pelaksanaan penyerapan anggaran.
“Gunakanlah anggaran desa sesuai dengan peruntukannya, jangan neko neko karena satu rupiah yang kita belanjakan ini adalah uang rakyat. Saat ini kita sudah memilki sistem aplikasi untuk memberikan percepatan terhadap pelaksanaan program di desa, mulia dari tingkat perencanaan, pelaksanaan hingga ke pertanggungjawaban,” jelasnya.
Lebih lanjut Mulkan juga mengingatkan bahwa sebagai pejabat ada rambu-rambu yang harus ditaati. Pasalnya tidak boleh melenceng atau menyalahi aturan, karena pasti ketahuan ke depannya.
“Sebagai pejabat seperti Lurah, Kades dan Camat haruslah memberikan contoh yang baik. Janganlah coreng dengan perbuatan yang tidak baik,” himbaunya.
Seterusnya Bupati juga mengingatkan agar para kades tidak terlena dengan anggaran yang dimiliki, karena ada tugas berat untuk mengembangkan potensi desa. Mulkan menyarakan kades membangun dari pinggiran karena jika penyerapan Anggaran bagus akan menjadi catatan, hal itu akan dilihat dari apakah (SDM) di desa itu sudah bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan di desa.
Ia memaparkan jika serapan anggaran desa di tahun 2022 cukup bagus, diatas 80%, bahkan ada yang hampir 100%, hanya yang dibawah 90% ada (3) desa, pertama Balun Ijuk mencapai 83%, dan juga Riding Panjang yang paling terendah 80%, dan juga Dwi Makmur 87%, dan Air Anyir 82%. Yang lain-lain sudah hampir 100% seperti Baturusa 95%, Jurung 97%, Kimak 93%, Pagarawan 94%, Merawang 93% dan Jada Bahrin 97%.
“Silahkan kepada semua desa di Kecamatan Merawang untuk penyerapan anggaran sebaik-baiknya, jangan sampai menjadi catatan, pasti dievaluasi oleh Pemerintah Pusat berarti secara (SDM) perangkat desa sudah memiliki kualitas terhadap terutama penyerapan anggaran. Secanggih apapun aplikasi kita percuma kalau (SDM) kita tidak berkualitas,” tegasnya. (Ibnu/Rd)






