JAKARTA, BN BABEL – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, ada kerja sama dilakukan dengan perusahaan asing untuk mengetahui potensi angin di Pulau Jawa yang dapat menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
“Sudah ada dilakukan (pengamatan potensi angin), sama perusahaan luar,” kata Arifin saat ditemui di Kementerian ESDM, Kamis (9/8/2024).
Perusahaan tersebut, lanjut Arifin, menggunakan satelit dalam mencari titik potensial pergerakan angin untuk PLTB di pesisir pulau Jawa.
Kegiatan tersebut selain untuk mencari potensi pergerakan angin juga untuk menentukan keekonomisan pembangunan PLTB.
“Sekarang kalau ada skala berapa supaya memang ekonomis supaya bisa masuk,” ujarnya.
Direktur Jendral Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, potensi angin di Indonesia cukup besar mencapai 155 gigawatt (GW), namun yang telah dimanfaatkan baru 0,1 persen.
“Potensi angin kita itu Angin kita 155 gigawatt, ini besar Dan sekarang masih kecil sekali, itu 0,1%nya. Ini kita inginkan adanya onshore atau offshore dari wind turbin,” kata Eniya dalam acara Katadata Sustainability Action For The Future Economy (SAFE) 2024.






